Satu dari sekian pertimbangan untuk menunda kehamilan yakni mencegah terjadinya kehamilan yang beresiko tinggi terhadap kesehatan ibu dan bayi. Adalah Suntik KB, sebagai salah satu jenis kontrasepsi populer, yang menyuntikkan hormon tertentu ke dalam tubuh wanita untuk mencegah terjadinya ovulasi. Alhasil, peluang kehamilan pun dapat ditekan sebab tak adanya sel telur untuk dibuahi.
Proses suntik KB dapat dilakukan oleh dokter ataupun bidan, dengan cara injeksi pada lengan bagian atas (atau di bagian bokong), serta dirutinkan setiap tiga bulan satu kali supaya hasilnya efektif. Nah, berikut hal-hal yang patut pula dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk melakukan Suntik KB.
unsplash.com/Yolanda Sun
Demi kehidupan rumah tangga yang harmonis, pasangan memang sudah sepatutnya dilibatkan dalam mengambil keputusan untuk melalukan tindakan kontrasepsi. Oleh sebab itu, utarakan niat untuk melakukan suntik KB tersebut dengan bijak, dan diskusikan dengan mempertimbangkan pendapat pasangan.
rawpixel.com
Alih-alih hanya berpatokan pada suntik KB semata, cobalah untuk menggali informasi terkait jenis kontrasepsi yang lainnya. Tujuannya, supaya keputusan yang diambil kelak akan lebih tepat sesuai kelebihan-kekurangan dari beragamnya tipe kontrasepsi tersebut. Apalagi kondisi kesehatan tubuh bersangkutan juga akan sangat mempengaruhi tingkat keefektifan dari kontrasepsi yang dipakai.
LANJUTKAN MEMBACA ARTIKEL DI BAWAH
verywellfamily.com
Untuk memastikan jenis kontrasepsi mana yang tepat untuk tubuh bersangkutan, maka berkonsultasi pula lah dengan dokter, bahkan melakukan serangkaian pemeriksaan penunjang. Pasalnya, wanita yang mengalami masalah kesehatan seperti kepadatan tulang, kanker, ataupun rentan perdarahan, akan menjadi sangat beresiko jika melakukan jenis kontrasepsi tertentu.
unsplash.com/Ðнтон Воробьев
Jika dokter menyatakan bahwa jenis kontrasepsi yang dipilih dapat diterima tubuh yang bersangkutan, maka disiplinlah untuk menghentikan semua kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko buruk pasca melakukan tindakan kontrasepsi seperti Suntik KB. Misalnya, merokok, karena akan berpengaruh pada kepadatan tulang, serta memicu gangguan terhadap kesehatan secara umum.
rawpixel.com
Selain menghindari pantangannya, efek samping dari suntik KB pun patut ditelaah supaya tak malah kaget saat terjadi nanti. Pasalnya, kontrasepsi tipe injeksi tersebut memang rentan mengakibatkan jadwal menstruasi tak teratur, sering pusing, berat badan meningkat, nyeri payudara, bahkan mudah berjerawat.